Jumat, 23 Agustus 2013

Cara ke cibaduyut dari kampus itb

Jadi kmren itu kenalan ama anak planologi,  namanya farhan anak asli cibaduyut,  doi nunjukin hometown nya yg terkenal bgt ama sepatu n leather jacket berkualitas.. 
Nah biar ga lupa,  gue coba dokumentasiin jalur angkot,  tips dan apa aja yg perlu dilakuin saat sebelum, dijalan n sampe di cibaduyut..

1. Dari kampus itb,  Jalan dlu ke boromeus untuk cari angkot Kalapa-dago yg kearah bawah, sSMA 1 bdg, 
2. Duduk ganteng aja didalam angkot sambil liat2 pemandangan kota bandung sebelum akhirnya sampe di terminal kalapa yg jorok,  bau dan semraut.. 
3. Cari angkot Kalapa-cibaduyut yg warnanya kuning ijo,  ingat atasnya ku ning, dan bawahnya ijo
4. Naik angkot ini bakal sampe ke terminal leuwi panjang,  tapi kita cuma lewat aja, 
5.ntar bakal ngelewatin alun alun kota juga
6. Masuk jalan raya cibaduyut,  pasang mata biar awas n lansung aja berhenti ditempat yg udh  bnyak toko toko sepatunya
7. Masuk kesalah satu toko,  tanyain harga sepatu yg kamu suka dan jgn pernah lansung beli,  karna semakin lama kamu disana,  makin bnyak sepatu kece yg terlihat. 
8. Jgn lupa ditawar sepatunya,  for instance, gue beli sepatu seharga 200rb yg aslinya mreka nawarin 275rb diawal nego,  nah sebenarnya kamu bisa nawar jauh dibawah yg gue dapetin,   gue ga tegaan juga buat nawar lebih rendah,  tp itulah seni berbelanja disini

Sabtu, 06 April 2013

Transport Fianance - Alokasi Dana APBD Kota Solok Sumbar 2011 untuk infrastruktur/ prasarana Trasnportasi

Ini tugas Perencanaan dan Kebijakan Transportasi saya.

Tugas :
Mempelajari dan mengkaji sumber dan alokasi pendanaan transportasi di Kota Solok, Provinsi Sumatra barat.

A. Analisa Keuangan
Bertitik tolak pada arti dan ruang lingkup keuangan Daerah, maka dikemukakan bahwa keuangan Daerah adalah semua hak dan kewajiban Daerah dalam rangka penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang dapat dinilai dengan uang termasuk juga di dalamnya segala bentuk kekayaan yang berhubungan dengan hak dan kewajiban Daerah dalam kerangka Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). APBD Kota Solok terdiri dari uraian tentang realisasi Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan Daerah, Aset, Kewajiban, Ekuitas Dana, Arus Kas.
Pada tugas ini, dilakukan analasia besar alokasi dana yang didapat dan dikeluarkan pemerintah kota Solok, Sumatera Barat  selama tahun 2011 pada bidang Transportasi dan non transportasi. Pada Tabel 1 dijelaskan porsi pendapatan kota solok dan besar kontribusinya
Tabel 1.Kontribusi Daerah menurut Jenis Tahun anggaran 2011
No
JENIS
Dana
Rp
Kontribusi

1

 Pendapatan Asli Daerah
23.695.904.149,85

6,71%


2



Dana Perimbangan



267.303.113.914,00


75,91%


3

Lain-Lain Pendapatan
Daerah     yang Sah

62.058.983.413,00


17,58%


JUMLAH
353.058.001.479,85
100%
        (Sumber : CALK Kota Solok, 2012)

1.      Pendapatan Asli Daerah Rp. 23.695.904.149,85 (6,71%)
Pendapatan Asli daerah kota Solok berupa penerimaan dari pajak daerah, retribusi, bagi usaha daerah dan pengelolaan kekayaan daerah. Rincianya adalah sebagai berikut;
·         Penerimaan Pajak Daerah,diantaranya Pengambilan Bahan Galian Golongan C, Pajak, Pajak BPHTB sebesar Rp.2.328.100.238,94 atau 10,04% dari total Pendapatan Asli Daerah
·         Penerimaan Retribusi daerah diantaranya Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan, Retribusi Parkir Di tepi Jalan Umum, Retribusi Pelayanan Pasar, Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Retribusi Pemakaian Alat Berat, Retribusi Pemakaian Kendaraan Roda 6 (bus), Retribusi pemakaian kendaraan roda 2 ,dan Retribusi Pamakaian Rumah Dinas, Retribusi Terminal sebesar Rp.4.500.815.401,00 atau 18,98% dari total Pendapatan Asli Daerah.
·         Penerimaan dari Bagian Laba Usaha Daerah dan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp.6.190.201.052,00 dapat direalisir sebesar Rp.6.190.201.052,00  atau 26,11% dari Pendapatan Asli Daerah.
·         Penerimaan dari Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp.10.416.964.704,00 direalisir sebesar Rp.10.676.787.457,91 atau 45,09% dari Pendapatan Asli Daerah.
2.    Dana Perimbangan
·      Penerimaan dari Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak sebesar Rp.15.706.601.914,00 atau 5,88% dari penerimaan Dana Perimbangan.
·      Dana Alokasi Umum sebesar Rp.237.102.087.000,00 direalisir seluruhnya (100%) atau 88,70% dari total penerimaan dana perimbangan Tahun 2011
·      Dana Alokasi Khusus dengan target Rp.19.327.200.000,00 tidak terealisir seluruhnya (74,99%) atau 5,42% dari penerimaan dana perimbangan.
3. Dana Penerimaan Pos Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp.45.339.601.780,00 atau mencapai 101,99%.
Dalam tataran implementasi Arah dan Kebijakan Umum APBD Tahun Anggaran 2011 Kota Solok, Arah Kebijakan Umum yang berkaitan dengan prasarana transportasi adalah sebagai berikut;
1.         Pekerjaan Umum
Untuk urusan Pekerjaan Umum dalam APBD Tahun Anggaran 2011 dialokasikan anggaran sebesar Rp.47.269.058.462,99 dan dapat direalisasikan sebesar Rp.26.178.993.795,00 (55,38%) atau 15,56% dari total realisasi belanja langsung dengan tingkat kinerja keuangan sebesar 144,62%. Realisasi anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 32 kegiatan dari 12 program yang direncanakan sebagai berikut :
1)            Program Pelayanan Administrasi Perkantoran  dengan realisasi anggaran sebesar Rp.513.452.387,00 atau 89,34%
2)            Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur  dengan realisasi anggaran sebesar Rp.4.698.449.750,00 atau 34,54%
3)            Program Peningkatan Disiplin Aparatur dengan realisasi anggaran sebesar  Rp.39.182.000,00 atau 91,33%
4)            Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dengan realisasi anggaran sebesar Rp.94.567.500,00 atau 76,26%
5)            Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan dengan realisasi anggaran sebesar Rp.1.250.000,00 atau 100,00%
6)            Program Pembangunan Jalan dan Jembatan dengan realisasi anggaran sebesar Rp.9.245.226.696,00 atau 66,45%
7)            Program Pembangunan Saluran Drainase/gorong-gorong dengan realisasi anggaran sebesar Rp.1.515.277.160,00 atau 96,14%
8)            Program Rehabilitasi/Pemeliharan Jalan dan Jembatan dengan realisasi anggaran sebesar Rp.2.010.660.703,00 atau 98,51%
9)            Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan dengan realisasi anggaran sebesar Rp.546.449.000,00 atau 29,39%
10)        Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa, dan Jaringan Pengairan Lainnya dengan realisasi anggaran sebesar Rp.2.631.386.226,00 atau 92,10%
11)        Program Pengendalian Banjir dengan realisasi anggaran sebesar Rp.3.668.475.283,00 atau 81,98%
12)        Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh dengan realisasi anggaran sebesar Rp.1.214.617.090,00 atau 19,59%

2.         Perhubungan
Untuk urusan Perhubungan dalam APBD Tahun Anggaran 2011 dialokasikan anggaran sebesar Rp.2.621.120.310,00 dan dapat direalisasikan sebesar Rp.2.479.715.490,00 (94,61%) atau 1,47% dari total realisasi belanja langsung dengan tingkat capaian kinerja keuangan sebesar 105,39%. Realisasi anggaran tersebut digunakan untuk membiayai 36 kegiatan dari 10 program yang direncanakan sebagai berikut :
1)            Program Pelayanan Administrasi  Perkantoran dengan realisasi anggaran sebesar Rp.377.329.790,00 atau 88,13%
2)            Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur dengan realisasi anggaran sebesar Rp.71.413.000,00 atau 92,07%
3)            Program Peningkatan Disiplin Aparatur dengan realisasi anggaran sebesar Rp.106.939.000,00 atau 94,53%
4)            Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur dengan realisasi anggaran sebesar Rp.57.279.900,00 atau 95,47%
5)            Program Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan dengan realisasi anggaran sebesar Rp.1.116.000,00 atau 99,75%.
6)            Program Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan dengan realisasi anggaran sebesar Rp.90.391.500,00 atau 97,82%
7)            Program Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ dengan realisasi anggaran sebesar Rp.63.800.000,00 atau 98,49%
8)            Program Peningkatan Pelayanan Angkutan dengan realisasi anggaran sebesar Rp.613.132.200,00 atau 92,27%
9)            Program Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendukung Terminal dengan realisasi anggaran sebesar Rp.370.091.500,00 atau 97,60%
10)        Program Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas dengan realisasi anggaran sebesar Rp.728.222.600,00 atau 98,37%

B. Kesimpulan
1.      Pendistribusian Pendapatan Kota Solok bersifat one basket, dan ketersediaan data tidak cukup jelas, sehingga detail pemasukan dari transportasi dan jalur penggunaanya tidak cukup jelas.
2.      Besar Kontribusi Daerah menurut Jenis Tahun anggaran 2011 (Pemasukan Kota Solok) Rp 353.058.001.479,85
3.      Besar Alokasi Dana APBD untuk keperluan transportasi di Pekerjaan Umum dan Perhubungan dijelaskan pada Tabel 2 berikut;
Tabel 2. Alokasi Dana untuk keperluan transportasi
No
Realisasi Anggaran
Alokasi Dana
1
Pembangunan Jalan dan Jembatan
Rp.9.245.226.696,00
2
Pembangunan Saluran Drainase/gorong-gorong
Rp.1.515.277.160,00
3
Rehabilitasi/Pemeliharan Jalan dan Jembatan
Rp.2.010.660.703,00
4
Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan
Rp.546.449.000,00
5
Pembangunan Prasarana dan Fasilitas Perhubungan
Rp.90.391.500,00
6
Rehabilitasi dan Pemeliharaan Prasarana dan Fasilitas LLAJ
Rp.63.800.000,00
7
Peningkatan Pelayanan Angkutan
Rp.613.132.200,00
8
Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendukung Terminal
Rp.370.091.500,00
9
Pengendalian dan Pengamanan Lalu Lintas
Rp.728.222.600,00

Jumlah
Rp. 15.183.251.359,00

Setelah diakumulasikan diatas, diketahui persentase penggunaan dana untuk keperluan transportasi sebesar
% transportasi =  = 4,3009 %


Daftar Pustaka
·         Tim Keuangan. (2012) : Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Tahun Anggaran 2011. Solok